#Attribution1 { height:0px; visibility:hidden; display:none }

Senin, 15 Juni 2015

Menata Hati



"Kembali lah padaku Vee'' 

Berkali-kali Ia mendengar kalimat itu dari mulut laki-laki yang ada di hadapannya ini.
Lelaki yang selama 3 tahun masa SMA-nya selalu menemani. Lelaki yang mengenalkannya pada rasa bahagia karena dicintai dan mencintai. Sekaligus lelaki yang mengenalkannya pada rasa sakit akibat ditinggalkan.

"Tidak Ian, aku..... Aku belum bisa''jawab Vee lirih.

 Gadis itu menunduk menatap ujung sepatunya yang di rasa lebih nyaman untuk di pandang di bandingkan dengan laki-laki yang ada di hadapannya.
Bukan. Bukan karena laki-laki ini tidak tampan. Tian sangat tampan dan memang sedari dulu Tian adalah salah satu most wanted cool guy di sekolahya.

Vee hanya takut ia tidak akan sanggup menahan air mata yang sedari tadi ia tahan apabila ia melihat mata hitam bening itu. Mata yang selalu berhasil membawanya tenggelam kedalamnya. Ia benci dengan kenyataan bahwa hatinya melemah jika harus berhadapan dengan Tian.

Ia tak ingin kembali padanya. Oh bukan, ia hanya belum ingin, ia sedang menata hatinya . 

Ini bukan pertama kalinya laki-laki  itu memintanya kembali setelah meninggalkannya. Bukan karena trauma vee menolaknya untuk kembali kali ini. Vee hanya ingin memperbaiki dirinya, dan juga memberi kesempatan untuk Tian juga memperbaiki diri.

Kalau ditanya masih samakah perasaan Vee untuk Tian. Jawabannya adalah sama. Dan tidak akan pernah berubah.

Sungguh ia masih sangat menyayangi Tian. Tapi jika ia menerima Tian kembali ia takut ia takkan mampu bangkit kembali jika laki-laki itu meninggalkannya sekali lagi. Bayangan akan rasa sakit karena di tinggal pergi laki-laki itu selalu terbayang, dan berhasil membuat Vee selalu terbangun di tengah malam dan akan berlanjut dengan melamun sampai subuh tiba.

Ia tak ingin menambah lingkar hitam di matanya. 

Tidak. Belum saatnya mereka bersatu, jika mereka sama-sama dalam kondisi labil seperti ini.
Tian yang mudah bosan dan dirinya sendiri yang selalu pasrah menerima keputusan yang Tian ambil.  

Hubungan mereka tidak akan berhasil sampai kapanpun jika mereka masih labil seperti saat ini.

Biarlah mereka berjalan sendiri-sendiri dulu, hingga nanti takdir Tuhan yang mungkin akan menyatukan jalan mereka.

END

Senin, 11 Mei 2015

The Door

Zee turun dari bus yang tadi ia tumpangi saat bus itu berhenti di depan kampusnya. Kemudian ia menyeberangi jalan raya untuk mencapai gerbang kampus.

" ZEE !!'' zee berhenti saat mendengar namanya di panggil oleh seseorang. Dia mencari sumber suara tersebut.
Terlihat dikejauhan seorang cewek berjalan cepat ke arahnya.

"zee tunggu !!'' teriak cewek itu sekali lagi saat dia sudah berjarak 10 meter dari Zee.

''hai Ra.'' sapa Zee saat cewek itu sudah sampai di hadapannya.

"hai Zee. Bareng ya ke kelasnya'' ucap cewek itu sambil tersenyum.

"oke, ayo deh kalau gitu'' ajak Zee.

Mereka pun bersama-sama berjalan menuju kelasnya yang ada di lantai tiga.
Zee dan Hera mulai menaiki anak tangga satu persatu.

"ngomong-ngomong kamu sendirian aja Zee ?" tanya Hera.
"iya nih, kalau berangkat kan aku emang sendiri, Ra." Jelas Zee. " Kamu sendiri nggak bareng sama Tasya ?"

"oh.. Dia hari ini berangkat agak siang katanya. Tapi mungkin sebentar lagi dia juga sampai." Hera menjawab sambil memperhatikan sekitarnya. Sepi.
Zee heran dengan apa yang dilakukan Hera.

 "kenapa, Ra ?"
 Dia ikut memperhatikan sekitarnya. Berharap dia menemukan apa yang mungkin Hera cari.

"sekarang jam berapa sih, Zee ?" tanya Hera dengan kening mengernyit.
Zee melihat jam tangan biru berbentuk kartun doraemon di pergelangan tangan kirinya. Jam tangannya menunjukkan pukul 7.30.

"jam setengah delapan, Ra. Kenapa sih ? Kok kamu celingak-celinguk gitu ?"

"nggak apa-apa. Heran aja, jam setengah 8 kenapa kampus masih sepi dan belum menunjukkan adanya kegiatan ?"
Zee mengangguk sependapat dengan Hera.
"iya, ya. Masih sepi banget"

Mereka telah sampai di lantai tiga. Ternyata pintu koridor R. 3.2 masih tertutup. Hera menghampiri pintu tersebut dan membukanya.
Namun tidak bisa. Kemungkinan pintunya masih dikunci.
"kenapa ,Ra ? "tanya Zee

"pintunya nggak bisa dibuka, kayaknya masih dikunci. Kita duduk dibangku itu dulu aja.'' Hera menunjuk bangku besi panjang yang ada di depan aula. Kemudian dia berjalan mendekati lalu mendudukinya.

Zee pun melakukan hal yang sama.
"tumben sih jam segini belum dibuka pintunya ?''
zee tidak mendengar jawaban dari hera. Dia menoleh ke arah hera dan mendapati hera sedang asyik foto selfie. Zee memutar bola matanya jengah.

Pagi-pagi gini udah selfie aja. Ckckc.

Pikir Zee sambil geleng-geleng kepala menatap Hera.
"Ra, ini masih pagi loh ''

''biarin sih, Zee. Justru karena masih pagi itu,.... kan muka ku masih fresh dan lagi pula sekarang masih sepi kok'' Hera membela dirinya sendiri.
Selagi Hera berselfie ria dan Zee akhirnya fokus pada ponsel yang ada di tangannya, seorang cewek berjalan ditangga. Salah satu teman sekelas mereka.

"hai, Ra, Zee'' sapanya.
Zee dan Hera berpaling ke arah suara, mereka menemukan Bia yang juga sedang menempati kursi besi.
"belum dibuka pintunya ?'' Bia bertanya setelah melihat pintu koridor masih tertutup.

"iya. Tumben banget pak cecep jam segini belum buka pintu'' Zee yang menjawab karena dia tidak mendengar jawaban yang dilontarkan oleh Hera,
jangan ditanya anak itu sedang apa. Dia masih melanjutkan sesi selfie pagi harinya. Sekali lagi Zee menatap Hera.

"apa sih, Zee ? Mau ikutan ? Ayo !'' Hera berkata saat dia merasa dipandangi.
Zee menggelengkan kepala sebagai jawaban. Zee mendengar kikikan kecil dari Bia. Dia menoleh dan mengangkat bahunya acuh, lalu kembali sibuk pada ponselnya masing-masing.

15 menit berlalu. Para mahasiswa sudah mulai banyak yang datang. Terdengar suara ketukan sepatu dari arah tangga. Dua orang cewek sedang menaiki tangga. Zee menebak mereka adalah mahasiswa kelas sebelah.
Zee, Bia, dan Hera memandang kedua cewek tersebut.
Saat cewek-cewek itu berada di ujung tangga dan memengang handle pintu Zee membuka suaranya ingin memberitahu.
" itu pintu.....nya......'' suara Zee semakin mengecil saat melihat pintu itu terbuka.

Oh no !

Ekspresi Zee sulit tergambarkan. Matanya melotot memandang dua orang cewek yang sudah masuk ke dalam koridor. Mulutnya telihat membuka kemudian menutup, membuka dan menutup lagi sampai beberapa kali.

Zee menutup mulut menelan ludah untuk membasahi kerongkongannya yang terasa kering akibat dia membuka mulut terlalu lama karena shock. Dia menoleh ke arah dua temannya, dan menemukan ekspresi yang sama diwajah keduanya.
Lalu mereka saling pandang dalam diam, dan.......

HAHAHAHA

terdengar suara tawa yang meledak secara tiba-tiba. Mereka terus tertawa sampai mata mereka berair dan otot perut terasa kencang.

"oh my god.. Oh my god'' seru Hera berulang-ulang.sedangkan yang lainnya masih belum bisa berhenti tertawa.

"Hera, kamu gimana sih ? Hhh.. Kamu tadi buka-nya ke arah mana ?'' tanya Zee setelah sedikit berhasil meredakan tawanya.

"ke ha...arah haha...dalam'' jawab Hera di sela-sela tawanya.
Oh , Demi apa pun !!. Pintu itu harusnya di buka ke luar, bukan ke dalam. Jelas saja tidak terbuka. Salah arah.

"ya ampun. Terus kamu nggak coba buka pintunya Zee ?'' kali ini Bia yang bertanya dengan nafas putus-putus.
Zee menggeleng.

"terus ngapain kita dari tadi nunggu di sini !'' ujar Bia kemudian tertawa lagi. " udah ha... Ayo masuk..haha...''
mereka beranjak masuk koridor dan membuka pintu kelas. Setelah duduk di kursi masing-masing, mereka melanjutkan tawaya mengingat kebodohan mereka.

Hera yang salah arah membuka pintu, lebih bodoh lagi Zee tidak ikut mencoba membuka. Dan dengan seenak jidat Bia datang langsung duduk di kursi.
Benar-benar bodoh. Untung saja mereka baru bertiga dan tidak ada orang lain yang menyadari kobodohan mereka.
*****
END

Seujung Kuku

"Peia.. !''
Cassiopeia Maharani tengah serius membaca buku saat sebuah suara memanggil namanya.

Saat ini Peia sedang duduk di salah satu bangku panjang yang terbuat dari kayu yang ada di taman universitasnya. Ia mengalihkan pandangannya dari buku dan mencari sumber suara. Tampak seorang lelaki berjalan ke arahnya. Senyum lebar tersungging di wajah tampan lelaki itu hingga menampakkan deretan giginya yang putih. Peia balas tersenyum lebar begitu tau siapa lelaki tersebut.

Rigel Cepheus Pratama. Laki-laki yang sejak 6 bulan yang lalu telah berstatus menjadi pacarnya.

Rigel langsung duduk di tempat kosong di samping Peia.
"Kamu udah lama disini ?''

''Lumayan. Hampir menghabiskan setengah dari jumlah halaman di buku ini'' Jawab Peia sambil menunjukkan buku ditangannya.
"Maaf ya.. '' Rigel merasa bersalah pada gadisnya ini.

"Hei. Kamu nggak usah memasang ekspresi seperti itu di wajahmu. Itu menggelikan. Kamu masih ada mata kuliah lagi ?''

 "Nggak kok. Tadi yang terakhir. Kamu udah makan siang ?''

Peia menggeleng. "Belum. Aku nunggu kamu'' jawabnya sambil tersenyum.

Ah betapa manisnya gadis dihadapannya ini saat tersenyum. Pikir Rigel.

"Mau makan siang sekarang ?'' tanya Rigel yang hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh Peia, lalu Peia memasukkan bukunya ke dalam tas.

Rigel berdiri dan mengulurkan tangannya untuk membantu Peia bangkit. Sesaat Peia memandang tangan Rigel kemudian beralih ke wajahnya yang sudah terukir senyum menawah disana. 

Peia ikut tersenyum lalu Perlahan meraih uluran  tangan Rigel dan bangkit.

Rigel menggenggam tangan Peia erat.
"yuk !'' ajaknya.

Mereka berjalan menuju kantin dengan tangan yang saling menggenggam.

***

Lampu penerang mulai padam. Bangku-bangku yang ada telah terisi penuh. Film pun mulai diputar.

Peia dan Rigel duduk berdampingan diantara puluhan orang lainnya yang juga  menonton film dalam theater disalah satu Mall besar di Tangerang. Seperti ajakan Rigel tadi siang saat mereka makan di kantin.

Tangan keduanya saling mengenggam satu sama lain.
Sesekali mereka tertawa ketika ada adegan lucu dalam film.

"Peia...'' panggil Rigel.
''hmm..''
''Peia...'' panggil Rigel lagi karena hanya mendapat jawaban berupa gumaman dari Peia.
''apa sih, Gel ?'' akhirnya Peia menatap Rigel dan menemukan mata Rigel yang juga kini telah menatap ke arahnya. Mata mereka bertemu membuat jantung Peia berdetak lebih cepat. Hati peia menghangat.

Ya tuhan ! Jangan sampai aku pingsan gara-gara tatapan cowok satu ini. Batin peia.

Peia mengatur detak jantungnya agar lebih tenang dan berusaha tidak terlihat gugup akan tatapan memabukkan milik Rigel.
"ada apa Rigel ?''

Rigel tersenyum manis. Sangat manis. Peia merutuki diri lagi. Kalau dia terus tersenyum seperti itu, lama-lama aku bisa terkena diabetes.

"aku mau jujur sama kamu''

Dahi Peia mengernyit bingung namun di jawab juga "jujur aja. Kenapa harus minta izin dulu sih''.

''ah..nggak jadi deh..'' Rigel kembali mengahadap layar.

Sikap Rigel membuat Peia penasaran. Apa sih yang mau dibicarakan Rigel.
"Kamu mau ngomong apa ?'' tanya Peia berusaha menarik perhatian Rigel kembali.

"mmmm...''

***

Peia membaringkan tubuhnya di ranjang kamarnya. Senyum lebar dibibirnya tidak pernah pudar semenjak dari bioskop tadi.

Ada suatu hal yang membuat ia merasa terbang melayang seperti itu.
Peia semakin mengembangkan senyumnya hingga mungkin kalau terlalu lama akan mengakibatkan giginya yang putih dan rapi itu kering. Dia mengingat peristiwa di dalam bioskop tadi.

"mmm...'' Rigel sengaja menggantung ucapannya agar gadis disebelahnya semakin penasaran. Dia menyukai ekspresi wajah Peia saat penasaran yang menurutnya sangat menggemaskan.

"Gel, jangan buat aku penasaran. Itu menyebalkan tahu nggak !'' ucap Peia mengerucutkan bibirnya.

Rigel berusaha menahan tawanya agar tidak meledak. Dia berdehem. "Aku takut kamu kecewa setelah mendengar apa yang akan aku omongin''.

Peia diam. Menunggu ucapan Rigel selanjutnya.
Entah mengapa suasana seperti ini sangat tidak disukainya. Ia merasa tidak tenang, menerka-nerka apa yang akan dibicarakan oleh Rigel.

"Peia, Sebenarnya.... rasa sayang aku untuk kamu nggak lebih dari seujung kuku....
" Rigel menghentikan ucapannya. Dia ingin melihat reaksi Peia setelah mendengar pengakuannya.

Peia semakin terdiam sambil masih menatap Rigel.  Wajahnya menyiratkan keterkejutan yang luar biasa. Dia merasa bagai ada bogem yang menimpa jantungnya. Sesak.
Ia memandang ke dalam mata Rigel berharap Rigel hanya bergurau. Namun yang ia temukan hanya ada kesungguhan di sana. Matanya terasa panas. Pandangannya mengabur oleh air mata yang mulai menggenang dipelupuk. Hatinya teriris. Sakit. Sangat sakit.

 Ternyata yang ia takutkan selama ini benar. Rigel tidak benar-benar menyayanginya. Tidak seperti dirinya yang begitu menyayangi Rigel.

"ma...ma..maksud kamu apa, Gel ?'' tanya Peia dengan suara bergetar. Perlahan ia berusaha menarik tangannya yang masih ada dalam genggaman Rigel. Tapi Rigel menahannya.

"Lepas, Gel '' rintih Peia lirih. Ia berusaha lebih keras lagi untuk terlepas dari Rigel tapi Rigel semakin mempererat genggamannya. Rigel tak mau melepas tangan Peia.

"heii..'' Rigel menyentuh dagu Peia dengan tangan kanannya yang bebas dan membawanya untuk menatap wajahnya.
Peia menolak.
"Aku belum selesai ngomong. Lihat aku, Pei...''

Akhirnya Peia memberanikan diri untuk menatap Rigel lagi. Melihat tatapan terluka Peia, membuat Rigel sangat merasa bersalah pada gadisnya ini.

Apa aku udah keterlaluan ? Pikirnya sejenak.
Tapi Rigel tetap harus melanjutkan ucapannya. Dia tidak bisa mundur lagi.
Dia tidak bisa dan tidak mau memendamnya lebih lama lagi.

"Kamu tau kenapa aku bilang seperti tadi ?''

''.....''

Melihat Peia tidak menjawab Rigel memutuskan untuk melanjutkan kalimatnya.
''Pei....Aku nggak mau bilang kalau sayang aku seluas samudera. Karena samudera bisa aja kering. Aku juga nggak mau bilang sayang aku
 sebesar gunung, karena gunung bisa saja hancur karena aktivitas vulkaniknya, aku pun nggak mau bilang  sayang aku seluas dan sebesar dunia atau bahkan alam semesta ini

karena kita tau bahwa alam semesta dan isinya akan hancur oleh kuasa-NYA. Aku nggak mau bilang itu semua ke kamu, Pei.
Aku cuman mau bilang kalau rasa sayang aku hanya seujung kuku.'' Rigel memberi jeda sebentar.

Lalu melanjutkan.
"'Kamu tau.... Kuku nggak akan pernah habis walau terus dipotong. Dia akan tetap tumbuh. Aku mau punya perasaan seperti itu untuk kamu Pei. Aku mau perasaan aku akan tetap tumbuh walau kamu terus memotongnya''

Rigel menatap Peia lembut sambil memasang senyum manis.

Piea meleleh mendengar ucapan Rigel. Air mata yang sedari tadi menggenang tak mampu ditahannya lagi. Peia menangis haru. Rasa sakit  yang tadi dirasakan tak lagi ada. Lenyap entah kemana, digantikan oleh perasaan haru dan lega yang amat sangat.

Sungguh dia baru menyadari bahwa ia menyayangi Rigel lebih dalam dari yang ia tahu sebelumnya.

"Kamu jahat !'' hanya kata itu yang  mampu ia ucapkan. Ia kehilangan kata-kata. Mungkin perbendaharaan katanya tertelan oleh tangisnya yang kian kencang. Untung saja penonton lain masih larut dalam alur film sehingga tidak ada yang menyadari apa yang terjadi pada dua insan manusia ini.

"Kenapa nangis...?'' tanya Rigel lembut.

Kyaaaa ! Pertanyaan bodoh macam apa itu. Kalau tidak dalam suasana seperti ini bisa dipastikan Peia akan menghadiahkan jitakan ke kepala laki-laki dihadapannya ini.

''hiks.. Aku pikir kamu....aku.. Aku takut kalau kamu...'' Peia tak mampu menyelesaikan kata-katanya.

"Sshh... Udah. Jangan nangis lagi ya. Aku nggak akan melakukan apa pun hal bodoh yang terpikir dalam kepala cantikmu itu.  Saat aku menyatakan perasaanku dulu ke kamu. Saat itu juga aku merasa pencarianku berhenti di kamu. Aku ingin menghilangkan image playboy yang selama ini melekat dalam diriku, Pei
.''

''Kamu adalah hal terindah yang pernah aku temukan dan aku miliki. Dan aku nggak mau kehilangan hal indah itu.'' kata Rigel sambil menghapus air mata yang masih mengalir di pipi Peia.

Peia mengelus tangannya sendiri. Tangan yang terus digenggam Rigel seharian ini. Jari jemari yang saling bertaut dengan jemari milik Rigel. Masih bisa dirasanya genggaman dan tautan Rigel di tangannya. Seolah tak mau pergi. Bayangan Rigel terasa nyata bagi Peia. Hingga kantuk membawa dirinya ke pulau mimpi yang telah menunggu hadirnya.
Malam ini Peia tidur dengan senyum lebar yang terukir di wajah cantiknya.

END

*****

Senin, 27 Oktober 2014

Puasa Arafah

 9 Dzulhijjah adalah tanggal istimewa bagi umat Islam yang sedang berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji, karena pada tanggal ini mereka akan melakukan wukuf di Arafah yang merupakan rukun inti dari ibadah haji. Sementara itu, bagi yang belum mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji, kita juga dapat melakukan ibadah lain yang nilai pahalanya tak kalah jauh dengan wukuf di Arafah yakni dengan melaksanakan Puasa Arafah.

Hukum Puasa Arafah sendiri adalah Sunnah Muakad, yakni sunnah yang sangat dianjurkan. Meskipun sunnah namun Puasa Arafah ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan bagi umat Islam di seluruh bumi, kecuali memang ada halangan yang tak memungkinkan untuk melakukan ibadah shaum ini. Puasa Arafah memiliki keutamaan yang luar biasa. Adapun waktu pelaksanaannya adalah sama dengan Wukuf di Arafah (bagi yang sedang beribadah Haji) yakni tanggal 9 Dzulhijjah. Berikut adalah Niat dan Keutamaan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah



Keutamaan Puasa Arafah

1. Dapat menghapuskan dosa selama dua tahun yakni satu tahun sebelumnya dan satu tahun ke depan. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:


سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ
Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau menjawab, “Puasa itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)


2. Pembebasan dari api neraka. Sebagian ulama menjelaskan bahwa pembebasan dari neraka pada hari Arafah diberikan Allah bukan hanya kepada jamaah haji yang sedang wukuf, melainkan juga untuk kaum muslimin yang tidak sedang menjalankan haji. Terlimpahkannya ampunan Allah terhadap dosa selama dua tahun melalui puasa Arafah sangat terkait dengan keutamaan kedua ini.


مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ
“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arofah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim)

3. Ke-Mustajab-an Doa di Puasa Arafah. Secara umum doa orang yang berpuasa akan dikabulkan oleh Allah. Ditambah lagi dengan keutamaan waktu hari Arafah yang merupakan sebaik-baik doa pada waktu itu, maka semakin kuatlah keutamaan terkabulnya doa orang yang berpuasa Arafah pada hari itu.


خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir (Tidak ada Ilah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. MilikNyalah segala kerajaan dan segala pujian, Allah Maha Menguasai segala sesuatu).” (HR. Tirmidzi, hasan)

Niat Puasa Arafah

نويت صوم عرفة سنة لله تعالى

NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
“ Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”

Jumat, 08 Agustus 2014

manfaat wudhu dan shalat dalam dunia medis

modern membuktikan bahwa berkumur dapat menjaga mulut dan tenggorokan dari radang dan menjaga gusi dari luka. Berkumur juga dapat menjaga dan membersihkan gigi dengan menghilangkan sisa-sisa makanan yang terdapat di sela-sela gigi setelah makan. Manfaat berkumur lainnya yg juga penting adalah menguatkan sebagian otot-otot wajah dan menjaga kesegarannya. Berkumur merupakan latihan penting yang diakui oleh pakar dalam bidang olahraga, karena berkumur jika dilakukan dengan menggerakkan otot-otot wajah dengan baik dapat menjadikan jiwa seseorang tenang.

c. Istinsyaq

Istinsyaqberarti menghirup air dengan lubang hidung, melalui rongga hidung sampai ke tenggorokan bagian hidung (nasofaring). Fungsinya untuk mensucikan selaput dan lendir hidung yang tercemar oleh udara kotor dan juga kuman.Selama ini kita ketahui selaput dan lendir hidung merupakan basis pertahanan pertama pernapasan.

Dengan istinsyaq mudah-mudahan kuman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat dicegah.

Penelitian ilmu modern yang dilakukan oleh tim kedokteran Universitas Aleksandria membuktikan bahwa kebanyakan orang yg berwudhu secara kontinyu, maka hidung mereka bersih dan bebas dari debu, bakteri dan mikroba. Tidak diragukan lagi bahwa lubang hidung merupakan tempat yg rentan dihinggapi mikroba dan virus, tetapi dengan membasuh hidung secara kontinyu den melakukan istinsyaq (memasukan dan mengeluarkan air ke dan dari hidung di saat berwudhu), maka lubang hidung menjadi bersih dan terbebas dari radang dan bakteri, dan ini mencerminkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Proses ini dapat menjaga manusia akan bahaya pemindahan mikroba dari hidung ke anggota tubuh yg lain

d. Membasuh Wajah dan Kedua Telapak Tangan

Membasuh wajah dan kedua telapak tangan sampai ke siku memiliki manfaat yang sangat besar dalam menghilangkan debu dan mikroba, lebih dari membasuh hidung. Membasuh wajah dan kedua telapak tangan sanpai ke siku juga daat menghilangkan keringat dan permukaan kulit dan membersihkan kulit dari lemak yg dipartisi oleh kelenjar kulit, dan ini biasanya menjadi tempat yg ideal untuk berkembang biaknya bakteri.

Begitu pula dengan pembersihan telinga sampai dengan pensucian kaki beserta telapak kaki yang tak kalah pentingnya untuk mencegah berbagai infeksi cacing yang masih menjadi masalah terbesar di negara kita

e. Membasuh Kedua Telapak Kaki

Membasuh kedua telapak kaki dengan memijat secara baik danpat mendatangkan perasaan tenang dan nyaman, karena telapak kaki merupakan cerminan seluruh perangkat tubuh. Orang yang berwudhu seakan-akan memijat seluruh tubuhnya satu-persatu, padahal ia hanya membasuh kedua telapak kakinya dengan air dan memijatnya dengan baik. Ini merupakan salah satu rahasia timbulnya perasaan tenang dan nyaman yang dirasakan oleh seorang muslim setelah berwudhu

MANFAAT GERAKAN SHOLAT

a. Berdiri lurus

Berdiri lurus adalah pelurusan tulang belakang, dan menjadi awal dari sebuah latihan pernapasan, pencernaan dan tulang.

b. Takbir

Takbir merupakan latihan awal pernapasan, Paru-paru adalah alat pernapasan, Paru kita terlindung dalam rongga dada yang tersusun dari tulang iga yang melengkung dan tulang belakang yang mencembung. Susunan ini didukung oleh dua jenis otot yaitu yang menjauhkan lengan dari dada (abductor) dan mendekatkannya (adductor). Takbir berarti kegiatan mengangkat lengan dan merenggangkannya, hingga rongga dada mengembang seperti halnya paru-paru. Dan mengangkat tangan berarti meregangnya otot-otot bahu hingga aliran darah yang membawa oksigen menjadi lancar.

c. Ruku

Dengan ruku’, memperlancar aliran darah dan getah bening ke leher oleh karena sejajarnya letak bahu dengan leher. Aliran akan semakin lancar bila ruku’ dilakukan dengan benar yaitu meletakkan perut dan dada lebih tinggi daripada leher. Ruku’ juga mengempiskan pernapasan. Pelurusan tulang belakang pada saat ruku’ berarti mencegah terjadinya pengapuran. Selain itu, ruku’ adalah latihan kemih (buang air kecil) untuk mencegah keluhan prostat. Pelurusan tulang belakang akan mengempiskan ginjal. Sedangkan penekanan kandung kemih oleh tulang belakang dan tulang kemaluan akan melancarkan kemih. Getah bening (limfe) fungsi utamanya adalah menyaring dan menumpas kuman penyakit yang berkeliaran di dalam darah.

d. Sujud

Sujud Mencegah Wasir, mengalirkan getah bening dari tungkai perut dan dada ke leher karena lebih tinggi. Dan meletakkan tangan sejajar dengan bahu ataupun telinga, memompa getah bening ketiak ke leher. Selain itu, sujud melancarkan peredaran darah hingga dapat mencegah wasir. Sujud dengan cepat tidak bermanfaat. Ia tidak mengalirkan getah bening dan tidak melatih tulang belakang dan otot. Tak heran kalau ada di sebagian sahabat Rasul menceritakan bahwa Rasulullah sering lama dalam bersujud. Selain itu sujud adalah manifestasi ketotalan kita dalam berpasrah diri kepada Allah, bahwa manusia adalah mahluk yang lemah, seorang hamba yang sudah bisa menikmati sholatnya, maka jiwanya dalam titik nol, dalam kondisi yang paling pasrah dan stabil, seseorang yang dilanda stres akan terlepas segala beban di jiwa dalam posisi ini.selain secara fisik otot2 leher yang kaku karena stres akan diulur, sehingga seorang hamba yang beriman dan pandai memaknai sholatnya tidak akan pernah dilanda keputusasaan (Stress)

e. Duduk antara 2 sujud

Duduk di antara dua sujud dapat mengaktifkan kelenjar keringat karena bertemunya lipatan paha dan betis sehingga dapat mencegah terjadinya pengapuran. Pembuluh darah balik di atas pangkal kaki jadi tertekan sehingga darah akan memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki sehingga pembuluh darah di pangkal kaki mengembang. Gerakan ini menjaga supaya kaki dapat secara optimal menopang tubuh kita.

f. Salam

Gerakan salam yang merupakan penutup sholat, dengan memalingkan wajah ke kanan dan ke kiri bermanfaat untuk menjaga kelenturan urat leher. Gerakan ini juga akan mempercepat aliran getah bening di leher ke jantung.

Sholat Lebih Canggih dari Yoga“Apakah pendapatmu sekiranya terdapat sebuah sungai di hadapan pintu rumah salah seorang di antara kamu dan dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali. Apakah masih terdapat kotoran pada badannya?”. Para sahabat menjawab : “Sudah pasti tidak terdapat sedikit pun kotoran pada badannya”. Lalu beliau bersabda : “Begitulah perumpamaan sholat lima waktu. Allah menghapus segala kesalahan mereka”. (H.R Abu Hurairah r.a).

Sangat disayangkan tidak ada universitas yang berani atau sengaja mengembangkan teknik gerakan sholat ini secara ilmiah. Belum lagi manajemen yang terkandung dalam bacaan sholat. Seperti doa iftitah yang berarti mission statement (dalam manajemen strategi). Sedangkan makna bacaan Alfatihah yang kita baca berulang sampai 17 kali adalah objective statement. Tujuan hidup mana yang lebih canggih dibandingkan tujuan hidup di jalan yang lurus, yaitu jalan yang penuh kebaikan seperti diperoleh orang-orang shaleh seperti nabi dan rasul.

Dr. Gustafe le Bond mengatakan bahwa Islam merupakan agama yang paling sepadan dengan penemuan-penemuan ilmiah.Perkembangan ilmu pengetahuan dan etika sains harus didukung dengan kekuatan iman.

Ajaran Muhammad begitu mulia dan ilmiah, beliau bukan saja dokter ruhani tapi lebih dari itu, adalah seorang dokter modern.pemimpin negara, pemimpin dunia dan akhirat,ahli strategi perang. Meski banyak orang yang membenci,menghina,mencemooh (karena kebodohan dan ketidak tahuan tentangmu) tapi itu semua tidak akan mengurangi kemuliaannya [pen].

( dikutip dari : Tabloid Nurani )

Anantomi Gerakan Wudhu Menurut Pandangan Medis

1. Rahasia Jumlah Tulang Manusia dan Ritual Wudhu

Jumlah tulang manusia dewasa ada 206 ruas (Henry Netter, 1906).Akan tetapi secara embriologis pusat penulangan semasa kehidupan janin dalam kandungan itu ada 350-an pusat penulangan (Leslie Brained Arey, 1934), yang kemudian banyak pusat –pusat penulangan yang menyatu, membentuk tulang dewasa. Bilangan pusat penulangan itu dekat dengan bilangan hari dalam satu tahun. Dalam kajian penulis, didapatkan adanya rahasia matematis tersebut.Ada dua premis (dari hadits dan atsar) :

a. Apabila kamu ditimpa demam satu hari, kemudian kamu bersabar, kamu akan mendapat pahala seperti ibadah satu tahun (Atsar dari Ali bin Abi Thalib)

b. Tiap – tiap ruas tulang anak adam itu ada sedekahnya setiap harinya (HR Bukhari Muslim, termasuk Hadits Arbain)

Dari dua premis tersebut dapat dihubungkan, bahwa tubuh ini mengandung sejumlah tulang yang mendekati bilangan hari dalam setahun. Tulang – tulang penyusun anggota wudhu jumlahnya tertentu,

dikalikan masing – masing dengan jumlah kali pembasuhan pada ritual wudhu, akan menghasilkan sama dengan bilangan keseluruhan jumlah tulang manusia.

Coba kita perhatikan jumlah tulang penyusun bagian – bagian tubuh yang dibasuh saat wudhu :

a.Lengan dan tangan : 30 buah

b.Tungkai dan kaki : 31 buah

c.Wajah : 12 buah

d.Rongga mulut dan hidung : 41 buah

e.Kepala : 12 buah

Bagian tubuh poin a – d dijumlahkan menghasilkan angka 114. Angka tersebut dikalikan 3 oleh karena pembasuhan waktu melakukan wudhu sebanyak 3 kali, menghasilkan angka 342. Poin e tidak dikalikan 3 karena memang hanya dibasuh 1 kali. Angka 342 dijumlahkan dengan 12, didapatkan angka 345, yakni sama dengan jumlah hari dalam 1 tahun hijiriyah, sekaligus sama dengan jumlah seluruh tulang manusia.

2. Wudhu dan Aliran Darah Perifer

Dalam hadits riwayat empat Imam (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad Hambali) diterangkan

“Sempurnakanlah dalam berwudhu dan gosoklah sela – sela jari kalian...”perintah ini secara medis sangat bermakna. Mengapa sela – sela jari yang disebut?, ternyata di bagian itulah berjalan serabut saraf, arteri, vena, dan pembuluh limfe. Penggosokan daerah sela – sela jari itu sudah barang tentu memperlancar

aliran darah perifer (terminal) yang menjamin pasokan makanan dan oksigen. Kita tahu berapa banyak pasien yang mengalami sumbatan aliran darah dan berakibat pembusukan jari – jari. Tidak jarang diantara mereka harus menjalani amputasi.

Selain itu, serabut saraf juga secara langsung distimulasi oleh perbuatan kita menggosok sela – sela jari. Ujung jari sampai telapak tangan adalah bagian yang paling sensitif, karena paling banyak mengandung simpul reseptor saraf. Tiam 1 cm2 kulit di daerah itu, terdapat 120 – 230 ujung saraf peraba.

3. Titik – titik penting terdapat di Anggota Wudhu

Kita dapat memahami bahwa anggota wudhu yang dibasuh adalah bagian – bagian tubuh yang biasanya banyak bersentuhan dengan dunia luar. Bagian – bagian tersebut umumnya tidak tertutup pakaian, abhakan memang menjadi alat kontak tubuh kita dengan lingkungan, sehingga paling banyak mengalami kontaminasi (kotoran), dan oleh karena secara logis paling perlu dibasuh. Inilah aspek higine dalam ritual wudhu.

Disisi lain, daerah ujung lengan (siku ke bawah) dan ujung tungkai

(lutut kebawah) terdapat titik – titik penting dalam akupuntur. Seluruh organ bagian dalam memiliki lima buah titik penting apabila dilakukan stimulasi akam memperbaiki fungsinya. Beberapa gangguan fungsi organ juga bisa dinormalkan dengan cara menstimulasi titik – titik penting tersebut.

“berwudhu dan gosoklah sela – sela jari kalian...”

perintah ini secara medis sangat bermakna. Mengapa sela – sela jari yang disebut?, ternyata di bagian itulah berjalan serabut saraf, arteri, vena, dan pembuluh limfe. Penggosokan daerah sela – sela jari itu sudah barang tentu memperlancar aliran darah perifer (terminal) yang menjamin pasokan makanan dan oksigen. Kita tahu berapa banyak pasien yang mengalami sumbatan aliran darah dan berakibat pembusukan jari – jari. Tidak jarang diantara mereka harus menjalani amputasi.

Selain itu, serabut saraf juga secara langsung distimulasi oleh perbuatan kita menggosok sela – sela jari. Ujung jari sampai telapak tangan adalah bagian yang paling sensitif, karena paling banyak mengandung simpul reseptor saraf. Tiam 1 cm2 kulit di daerah itu, terdapat 120 – 230 ujung saraf peraba.

4. Ear Acupunture

Akupuntur telinga berkembang menjadi suatu cabang spesialis kedokteran di China. Menurut ilmu akupuntur telinga adalah representasi dari tubuh manusia. Bentuk telinga serupa dengan bentuk tubuh saat masih berupa janin yang meringkuk dalam rahim ibu. Kepalanya adalah bagian sering dipasan anting. Daerah lubang adalah rongga tubuh tempat tersimpanya organ – organ dalam. Melakukan stimulasi seperti wudhu akan berpengaruh baik terhadap fungsi organ dalam. Adapun lingkaran luar menggambarkan punggung. Pemijatannya juga seakan – akan melakukan stimulasi daerah punggung dan ruas – ruas tulang belakang.

Ilmu Brain Gym juga menjelaskan gerakan pasang telinga. Caranya, telinga digosok – gosok sendiri dengan lembut, hingga timbul warna kemerahan dan dirasakan dengan sensasi yang lebih hangat. Metode ini menambah konsentrasi dan daya serap belajar anak disekolah. Akibatnya prestasi juga meningkat. Sebaiknya anak – anak diajari untuk melakukan ini secara sadar, saat memulai belajar, baik di sekolah maupun dirumah

·Dirangkum dari Buku Mukjizat Gerakan Sholat oleh dr. Sagiran, M.Kes, Sp.BGA

Rabu, 18 Juni 2014

renungan

Aku ingin mendalami agamaku,
agama islam.
Dan aku ingin menutup auratku yang selama ini aku umbar
layaknya bandeng di pasar tradisional

sungguh,,,
SEKAIPAW itu nyata adanya
Dan janji ALLAH itu selalu tepat

"pelangi itu datang usai hujan"

Senin, 03 Maret 2014

ilmu komputer

         
Pengertian Ilmu Komputer


        Ilmu komputer adalah matematika dan engineering (teknik). Matematika menyumbangkan metode analisis, dan engineering menyumbangkan metode desain pada bidang ini.
        Ilmu komputer adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan komputer dan komputasi.
 Di dalamnya terdapat teoritis, eksperimen, dan pendesainan komponen, serta termasuk di dalamnya hal-hal yang berhubungan dengan :
1. Teori-teori untuk memahami perangkat computer, program dan system
2. Eksperimen untuk pengembangan dan pengetesan konsep
3. Metodologi desain, algoritma dan tool untuk merealisasikannya
4. Metode analisis untuk melakukan pembuktian bahwa realisasi sudah sesuai dengan persyaratan yang diminta.

         Ilmu komputer adalah studi sistematik tentang proses algoritmik yang menjelaskan dan mentransformasikan informasi, baik itu berhubungan dengan teori-teori, analisis, desain, efisiensi, implementasi, ataupun aplikasi-aplikasi yang ada padanya.

                Cara Mudah Mempelajari Ilmu Komputer
 Adapun caranya adalah sebagai berikut:
 
1. Membaca Literatur-literatur tentang Komputer

Untuk mendapatkan literatur-literatur komputer tidaklah susah. Anda bisa mendapatkannya di toko buku, perpustakaan, majalah-majalah komputer atau bahkan di internet. Saat ini banyak sekali literatur internet yang bertebaran di sekitar Anda. Biasanya literatur tersebut berbentuk panduan praktis, tutorial dan informasi-informasi yang berkaitan yang ditulis oleh orang-orang yang ahli di bidang komputer. Literatur-literatur tersebut kemudian anda baca dan pahami sebagai bekal Anda untuk mempelajari ilmu komputer.

2. Memperaktekkan Langsung di Depan Komputer

Setelah Anda membaca literatur-literatur tersebut, selanjutnya Anda harus memperaktikkan apa yang Anda baca itu di depan komputer Anda. Hal ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman Anda dan membiasakan diri untuk bekerja dengan komputer sehingga kemampuan Anda dalam bidang komputer terus meningkat berdasarkan ilmu dan pengalaman Anda.

3. Belajar Membuat Program-program sederhana

Bagi Anda yang berminat pada dunia pemerograman, Anda bisa belajar dengan cara mencoba membuat program-program sederhana di komputer Anda sesuai dengan program-program yang ingin Anda pelajari dengan sistem try and error sehingga lambat laun, Anda akan terbiasa membuat dan menjalankan program tersebut. Berdasarkan pengalaman dan pengetahuan Anda, maka perlahan tapi pasti Anda akan memahami dan menguasai apa yang Anda pelajari.
Itulah 3 cara yang bisa Anda lakukan dalam mempelajari ilmu komputer. Selain ke tiga cara itu, faktor minat, kemauan dan kedisiplinan sangat besar pengaruhnya pada keberhasilan Anda dalam memahami dan menguasai ilmu komputer. Semoga apa yang saya tuliskan pada postingan ini bermanfaat untuk Anda.